KESEBELASAN EYANG SUBUR

Posted: September 6, 2013 in Uncategorized
Tag:

Kesebelasan Eyang Subus_636022_ekspresi2r ketika dilatih oleh Ramdan Alamsyah menggunakan formasi 3-5-2. Formasi menyerang ini menggambarkan kepercayaan diri yang sangat tinggi, mengandalkan pemain bertahan dan penjaga gawang yang handal. Ramdan rupanya percaya penuh serangannya memang mematikan, tapi secara kasat mata sebenarnya lubang pertahannya nampak rapuh.

Untuk menyerang lawannya, Demi Tuhan FC, Ramdan nekad mendatangi MUI meminta fatwa. Padahal anak kecil juga tahu kalau Islam hanya memperkenankan empat istri, dan fatwa itu sudah pasti akan menyerang balik Eyang Subur. Pertahanan yang lemah ini tentu saja menjadi sasaran empuk striker Demi Tuhan FC. Fatwa MUI keluar, goaaal. 1-0 untuk Demi Tuhan FC.

Sebagai pelatih tentu saja Ramdan Alamsyah tidak mau kehilangan muka, dia malah balik menuduh MUI mendapat “tekanan” dari striker Demi Tuhan FC, Arya dan pelatihnya Adi. Pola serangan yang dirancang oleh Ramdan dengan pola 3-5-2 memang banyak kelemahan dari awal pertandingan. Misalnya menyelenggarakan maulid nabi, padahal maulid sudah kelewat jauh. Mendatangi Komnas HAM, entah untuk apa. Mungkin minta hak atas asasi beristri sepuluh.

Padahal jika coach Ramdan mempelajari kelemahan lawannya, serangannya bisa lebih effectif. Mislanya, jika Adi BS menuduh Eyang Subur beraliran sesat, berarti kan pengikut Eyang Subur juga sesat termasuk Adi sesat. Sudahkah Adi Cs bertobat? Kapan? Bertobat dari dosa syirik, dosa yang paling besar, bahkan dosa yang tidak terampuni, harus jelas tobatnya, bukan sekedar menyesal.

Merasa gagal, kesebelasan Eyang Subur merubah strategy. Pelatih baru, Made Rahman Marasabessy menggunakan formasi 4-2-3-1. Formasi ini boleh dibilang cukup aman,mengandalkan pertahanan dan serangan balik.
Penjaga gawang: Eyang Subur
Belakang : Istri ke 10 (CB) Istri ke 9 (CB) Istri ke 8 ( LB) Istri ke 2 (RB )
Dua pemain Defender Midfielder, Istri ke 6, istri ke 5.
Tengah : Istri ke 4 ( RM ) Istri ke 3 (LM ) Istri ke 7 (FM )
Depan : Istri ke 1

Untuk sementara formasi ini cukup effectif. Permainan mereka cukup padu. Mengandalkan kerja sama tim seperti pola permainan Dortmund. Penampilan ke sepuluh Istri Eyang Subur di televisi cukup meyakinkan. Ani, istri ke 7 sebagai penyerang tengah cukup agresif menembus pertahan lawan. Bahkan dia tega mengadukan ayahnya ke polisi. Kerja sama antra lini juga cukup kompak. Buktinya, ke sepuluh isri Eyang Subur sepakat menggugat MUI.

Tentu saja ada juga celah kelemahannya. Misalnya gugatan terhadap MUI agak aneh. Soal haram beristri lebih dari empat itu kan aturan Tuhan bukan aturan MUI, kalau mau menggugat lebih tepat dialamatkan ke Tuhan. Juga soal nama asli Eyang Subur. Coach Made Rahman menyebut “Eyang Subur,” istri pertama menyebut “Muhamad Subur,” hasil investigasi jurnalis berdasaran KTP tertera “Eyang.”

Pertandingan belum selesai masih menarik untuk disaksikan. Siapa yang lebih unggul?

6 Mei 2013

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s