Awan Siapa yang Garamin?

Posted: Januari 16, 2014 in Uncategorized
Tag:
cloud_snow_flakes_fal

Bagi yang hobi narsis ada peribahasa, ” Air laut siapa yang garamin? ” Tapi rupanya garam bukan hanya milik laut, udara juga kebagian garam. Untuk mencegah banjir yang lebih parah, Pemda DKI bekerja sama dengan BNPB punya gawe merekayasa cuaca.

Peralatan yang digunakan pawang hujan moderen ini tentu saja bukan sapu lidi, tapi partikel generator, pos teknologi di beberapa lokasi di Jakarta, peralatan pesawat Hercules, dan sebagainya. Pawangnya juga dipastikan tidak komat-kamit membaca lapaz tertentu, tapi cuap-cuap dalam sejumlah wawancara dan konpres menjelaskan konsepnya. Intinya, awan akan disemai dengan cara menyemprot dengan berton garam.

Amplop buat pawang plus peralatannya tentu beda jumlah dengan pawang hujan tradisional. Pemda DKI saja sudah mengalokasikan 20 milyar, belum lagi dari instasi lain. Hujan rencananya akan dipindahkan ke laut. Nah, berarti garam di laut dipastikan tidak akan bertemu asam dari gunung, tapi akan bertemu garam dari awan. Dari garam kembali ke garam.

17012014

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s